WhatsApp Image 2024-12-21 at 10.29.08 AM
Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp

7 Panduan Mengakses Layanan di Joli Jolan

Yuk, kita pahami tata cara mengakses layanan di Joli Jolan agar kegiatan berbagi barang dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Joli Jolan adalah ruang yang egaliter bagi semua kalangan. Semua bisa memanfaatkan Joli Jolan untuk memenuhi kebutuhan, entah itu dengan cara mengambil barang gratis, barter, atau berdonasi.

Namun ada ketentuan yang perlu diperhatikan saat berkunjung. Hal ini untuk memastikan semua pengunjung nyaman berinteraksi di Joli Jolan. Apa saja itu? Yuk simak panduan singkatnya!

Masuk Galeri dengan Tertib

Berdesak-desakan, apalagi “lomba lari” saat masuk galeri tidak disarankan. Hal itu bisa membahayakan pengunjung anak, lansia maupun kalangan rentan lain saat berkunjung ke galeri. Tenang saja, barang gratis di Joli Jolan tidak akan habis dalam satu jam. Jadi tidak perlu buru-buru ya!

Dilarang Merokok

Joli Jolan adalah ruang publik ramah anak sehingga bebas asap rokok. Jadi untuk mas-mas, bapak-bapak atau siapapun, silakan merokok di luar galeri. Sukarelawan kami tidak akan segan mengingatkan pengunjung yang ngeyel merokok saat kegiatan.

Mengambil Pakaian/Barang Diam-diam

Menyediakan pakaian/barang secara gratis yang bisa rutin diakses ternyata tak menjamin barang di galeri bebas dari tangan jahil. Ya, masih saja ada orang yang mengambil pakaian secara diam-diam meski dapat mengambil maksimal tiga item barang gratis di setiap kunjungan.

Hal ini tidak sesuai dengan nilai Joli Jolan yang ingin mendorong warga mengonsumsi barang secukupnya atau sesuai kebutuhan. Jika menuruti keinginan tentu tidak ada batasnya. Perilaku ini juga secara tidak langsung mengambil hak orang lain, jauh dari makna solidaritas.

Memakai Kartu Orang Lain

Setiap pengunjung Joli Jolan wajib memakai kartu anggotanya sendiri untuk mengakses layanan. Kenapa demikian? Ini karena Joli Jolan punya aturan main bahwa pengunjung baru bisa mengambil pakaian/barang gratis paling cepat dua pekan setelah pengambilan sebelumnya.

Jadi, memakai kartu orang lain agar bisa mengambil setiap pekan adalah sebuah kecurangan. Memiliki kartu ganda dengan tujuan serupa juga adalah pelanggaran. Tidak ada ruang di Joli Jolan bagi pengunjung yang hendak memanfaatkan gerakan untuk kepentingannya sendiri.

Rebutan Barang

Joli Jolan bukanlah ajang bansos atau pasar murah yang warga harus berebut mendapatkannya. Semua mendapatkan akses yang sama. Jadi tak perlu berebut, apalagi antarsesama warga. Mendahulukan pengunjung lain yang benar-benar membutuhkan pakaian/barang tertentu akan lebih baik.

Mengambil Pakaian/Barang di Luar Ketentuan

Tidak semua item donasi di Joli Jolan berjumlah melimpah. Ada pula yang jumlahnya terbatas seperti sepatu, tas, boneka, mainan, celana jins, jaket dan sejenisnya. Untuk item-item ini, pengunjung hanya boleh mengambil maksimal satu buah untuk pemerataan.

Contoh, tidak bisa mengambil tiga item semuanya sepatu. Yang boleh yakni satu sepatu dan dua pakaian/buku/item lain yang jumlahnya banyak di galeri.

Buang Sampah Sembarangan

Galeri Joli Jolan bukan tempat pembuangan sampah yaa. Jadi mari tertib untuk buang sampah di tempat yang disediakan.

Ruang Solidaritas Joli Jolan

Ruang solidaritas lintas kelas yang menjadi perantara masyarakat untuk saling menerima dan memberi. Berada di Jalan Siwalan no. 1 Kerten, Laweyan, Surakarta.