Gerakan koperasi pertama kali dikembangkan sebagai gerakan perubahan sosial yang menawarkan cara untuk mengakhiri ketidakadilan dan ketimpangan sistem korporasi kapitalis.
Konsep aksesibilitas bertujuan untuk memastikan tidak ada individu yang dikesampingkan atau dihalangi dalam mengakses informasi, tempat, atau layanan yang mereka butuhkan.
Para perempuan inisiator bank sampah di Jawa Timur percaya tidak ada sampah yang tidak bisa diolah. Demi lingkungan, mereka mengorbankan waktu dan tenaga sambil menanti dukungan nyata.