Minggu, 2 Maret 2025, bertepatan dengan hari kedua bulan Ramadan komunitas Involuntir Surakarta mengadakan acara bersama anak-anak Panti Asuhan Ihsan Sakeena di Latar Situ Joli Jolan, Kerten. Kegiatan yang dilaksanakan sembari menunggu waktu berbuka puasa ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi bagi relawan Involuntir Surakarta dengan anak-anak Panti Asuhan Ihsan Sakeena, tetapi juga dengan relawan Joli Jolan.
Kegiatan dimulai setelah peserta yang terdiri dari relawan Involuntir, anak-anak panti asuhan, dan relawan Joli Jolan berkumpul membentuk lingkaran di pendapa. Satu per satu, anak-anak dari Panti Asuhan Ihsan Sakeena memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama mereka masing-masing. Setiap nama yang disebutkan pun disambut dengan sapaan akrab oleh peserta lain sehingga mengawali suasana dengan akrab.

Setelah selesai perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking. Setiap perserta diminta untuk saling mengoper boneka koala ke orang yang berada di samping mereka sambil diiringi musik. Ketika musik berhenti, peserta yang memegang boneka harus menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pembaca acara. Permainan ini berhasil mencairkan suasana dan membuat semua peserta tertawa riang, siap untuk mengikuti inti acara.
Menuangkan Kreativitas dengan Menghias Pot Galon
Para peserta dibagi menjadi tujuh kelompok melalui permainan “Kapal Pecah.” Pembawa acara menyebutkan jumlah kapal yang pecah kemudian peserta diharuskan membentuk kelompok sesuai jumlah kapal tersebut. Proses mencari pasangan kelompok pun dipenuhi canda tawa, karena para peserta yang belum saling mengenal mau tidak mau harus berani untuk berkenalan.
Setelah kelompok terbentuk, para peserta diarahkan untuk menuju ke area Latar Situ. Setiap kelompok kemudian mendapatkan satu galon bekas, alat lukis, dan cat air. Tugas mereka adalah mengubah galon bekas tersebut menjadi pot tanaman yang kreatif dan penuh warna. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga meningkatkan keakraban antarpeserta. Setiap anggota kelompok pun saling berdiskusi dan menuangkan ide mereka ke dalam lukisan. Hasilnya, berbagai gambar indah seperti taman bunga dan komposisi warna menghiasi galon-galon bekas tersebut.





Pot-pot tersebut kemudian diisi dengan media tanam dan bibit tanaman yang telah disiapkan. Proses ini dipandu langsung oleh relawan dan influencer berkebun, Mewalik. Melalui proses menanam ini, para peserta diajarkan bagaimana cara menanam dan merawat tanaman hingga tumbuh besar. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kecintaan terhadap alam, terutama terhadap tanaman.
Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta kembali ke pendapa untuk mengikuti sesi terakhir, yakni menulis surat untuk kakak-kakak relawan Involuntir. Dengan penuh antusias, mereka pun menuliskan ungkapan terima kasih dan rasa syukur mereka atas kebersamaan pada sore hari itu. Salah satu perwakilan relawan kemudian membacakan surat tersebut, yang berhasil menyentuh hati semua orang dan menciptakan momen haru.

Kegiatan ditutup dengan berbuka puasa bersama dan menjalankan ibadah salat Maghrib berjamaah. Sebagai hadiah terakhir, para peserta dipersilakan memilih barang-barang dari galeri Joli Jolan yang disediakan secara gratis. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berharga tentang kebersamaan dan kepedulian, tetapi juga menjadi stimulus inspirasi bagi peserta dalam memanfaatkan barang bekas secara kreatif. Sebuah penutup yang berkesan bagi relawan Involuntir Surakarta dan anak-anak Panti Asuhan Ihsan Sakeena.

