Categories
Komunitas

Kejutan dari Grobogan

Belum lama ini kami mendapatkan kiriman video dari seorang warga Grobogan. Video pendek itu langsung menarik perhatian kami. Bagaimana tidak, terlihat di sana berjejer sepatu, sandal, dan tas yang masih berkondisi sangat bagus. Ada pula deretan pakaian yang dipajang layaknya toko sandang.

Tak hanya itu, teh serta tepung-tepungan seperti tepung beras dan tapioka juga ditata berjejer. Semuanya bisa diambil gratis oleh warga secukupnya. Gerakan ini muncul di Wirosari, Grobogan. Lokasinya tak jauh dari Bledug Kuwu.

Meski kawasan mereka tak jauh dari objek wisata, tak sedikit warganya yang masih hidup marginal. Hal ini membuat seorang pemilik toko di daerah itu tergerak. Pertemuannya via media sosial dengan Joli Jolan membuatnya membulatkan tekad untuk ikut membuat wadah saling bantu.

Cik Susy, nama pemilik toko itu, kemudian berkontak dengan salah satu sukarelawan kami untuk merealisasikan gerakan serupa di daerahnya. Kami salut karena tak butuh waktu lama Cik Susy dkk. untuk mengeksekusi niatnya.

Beberapa kardus berisi pakaian pun kami kirim dari Solo sebagai “modal” kegiatan. Lalu bagaimana dengan sepatu, sandal hingga tepung yang ada di sana? Ya, itu semua dari donasi warga sekitar. Keren ya? Mereka dengan berkesadaran saling bantu untuk menguatkan kehidupan sesama warga.

Pada 7 Desember 2024 nanti, kawan-kawan di Grobogan akan kembali berkegiatan. Kami berdoa semoga gerakan di Grobogan dapat rutin berjalan, setidaknya sebulan sekali seperti yang telah diinisiasi warga Banyudono, Boyolali, dan Jaten, Karanganyar. Bagi kawan yang berdomisili di Grobogan dan sekitarnya, ini kesempatan untuk berkolaborasi.

Cik Susy dkk. bilang yang hendak berdonasi bisa diantar ke tokonya di Toko Mulia Wirosari. Donasi apa pun wajib dalam kondisi baik ya! Saat ini mereka juga membutuhkan sukarelawan agar kegiatan saling bantu dapat berkelanjutan. Jika ada yang membutuhkan kontak Cik Susy, silakan kontak kami. Panjang umur solidaritas!