Categories
Sudut Joli Jolan

Bakdan di Joli Jolan, Berhemat Uang

Belakangan ini berita buruk seperti tak ada habisnya menghampiri masyarakat. Mulai dari BBM oplosan, PHK ribuan pekerja pabrik, pengangkatan CPNS yang mundur hingga kisruh minyak yang tak sesuai takaran. Jika dicermati, semua masalah itu berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Belum soal harga bahan pokok yang cenderung melejit pada bulan Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini tentu membuat sebagian orang berpikir ulang dalam membeli keperluan Lebaran seperti baju baru. Inisiatif saling bantu pada akhirnya bisa menjadi salah satu alternatif agar warga mendapatkan kebutuhannya tersebut secara terjangkau, bahkan gratis.

Tahun ini Joli Jolan kembali mendistribusikan pakaian preloved berkualitas untuk berhari raya secara cuma-cuma. Kalau beruntung, kawan bisa mendapatkan sandang berkondisi baru. Pokoknya koleksi terbaik Joli Jolan akan dibagikan menyambut Lebaran.

Semua boleh mengakses tanpa kecuali karena tujuannya untuk mengurangi konsumerisme, bukan charity. Kami menyediakan kotak atau umplung bagi kawan yang ingin berdonasi guna mendukung gerakan Joli Jolan sehingga gerakan ini dapat terus berlanjut dan berkembang.

Toko Joli Jolan juga akan hadir dengan merchandise dan koleksi terbaiknya. Tentu saja, harganya akan jauh lebih murah ketimbang barang-barang yang dijual di mal atau pusat perbelanjaan. Donasi nantinya akan kami gunakan untuk kebutuhan operasional ruang (kebersihan, listrik, peralatan galeri), distribusi pakaian ke daerah, hingga program berbagi makanan.

Layanan ini kami buka pada tanggal 15 Maret dan 22 Maret 2025 pukul 10.00-12.00 WIB di Jalan Siwalan No. 1 Kerten, Laweyan, Solo (Google Map Joli Jolan).

Daripada mengeluarkan kocek lebih dalam dan berdesak-desakan di pusat perbelanjaan, tidak ada salahnya mencari pakaian di @joli_jolan. Uang belanja pakaian pun bisa disimpan untuk berbagi di kampung halaman. Yuk, ikutan Berburu Baju Lebaran di Joli Jolan!

Categories
Komunitas

Kejutan dari Grobogan

Belum lama ini kami mendapatkan kiriman video dari seorang warga Grobogan. Video pendek itu langsung menarik perhatian kami. Bagaimana tidak, terlihat di sana berjejer sepatu, sandal, dan tas yang masih berkondisi sangat bagus. Ada pula deretan pakaian yang dipajang layaknya toko sandang.

Tak hanya itu, teh serta tepung-tepungan seperti tepung beras dan tapioka juga ditata berjejer. Semuanya bisa diambil gratis oleh warga secukupnya. Gerakan ini muncul di Wirosari, Grobogan. Lokasinya tak jauh dari Bledug Kuwu.

Meski kawasan mereka tak jauh dari objek wisata, tak sedikit warganya yang masih hidup marginal. Hal ini membuat seorang pemilik toko di daerah itu tergerak. Pertemuannya via media sosial dengan Joli Jolan membuatnya membulatkan tekad untuk ikut membuat wadah saling bantu.

Cik Susy, nama pemilik toko itu, kemudian berkontak dengan salah satu sukarelawan kami untuk merealisasikan gerakan serupa di daerahnya. Kami salut karena tak butuh waktu lama Cik Susy dkk. untuk mengeksekusi niatnya.

Beberapa kardus berisi pakaian pun kami kirim dari Solo sebagai “modal” kegiatan. Lalu bagaimana dengan sepatu, sandal hingga tepung yang ada di sana? Ya, itu semua dari donasi warga sekitar. Keren ya? Mereka dengan berkesadaran saling bantu untuk menguatkan kehidupan sesama warga.

Pada 7 Desember 2024 nanti, kawan-kawan di Grobogan akan kembali berkegiatan. Kami berdoa semoga gerakan di Grobogan dapat rutin berjalan, setidaknya sebulan sekali seperti yang telah diinisiasi warga Banyudono, Boyolali, dan Jaten, Karanganyar. Bagi kawan yang berdomisili di Grobogan dan sekitarnya, ini kesempatan untuk berkolaborasi.

Cik Susy dkk. bilang yang hendak berdonasi bisa diantar ke tokonya di Toko Mulia Wirosari. Donasi apa pun wajib dalam kondisi baik ya! Saat ini mereka juga membutuhkan sukarelawan agar kegiatan saling bantu dapat berkelanjutan. Jika ada yang membutuhkan kontak Cik Susy, silakan kontak kami. Panjang umur solidaritas!