Setahun lalu, sekitar bulan November 2019, Mas Chrisna membagikan video Skoros dan mengajak kawan-kawan membuat gerakan serupa di Solo. Diskusi berkembang dari facebook hingga tatap muka pagi hari di Café Libraire. Lokasi Joli Jolan yang sekarang dipilih dari tiga lokasi yang sempat ditawarkan para relawan. Pertimbangannya, lokasi di Jalan Siwalan 1 Kerten punya luas cukup, aksesnya mudah, tidak berdekatan dengan pasar pakaian bekas, dan meminimalisasi gangguan terhadap lingkungan.
Joli Jolan beroperasi dengan sistem sederhana. Pendataan masih manual. Pendataan ini memang masih perlu diperbaiki untuk kemudahan akses data dan meminimalisasi kecurangan. Dari operasional setahun, ada temuan tidak semua pengunjung mengambil barang di Joli Jolan karena butuh. Ada yang sering mengakali untuk mengambil barang lebih banyak. Padahal, pembatasan diterapkan untuk pemerataan akses barang untuk pengunjung lain. Ini pekerjaan rumah yang masih belum selesai.
Pekerjaan rumah yang tak kalah penting adalah membuat Joli Jolan menjadi komunitas yang lestari. Ada atau tidak ada inisiatornya, dia harus jalan. Joli Jolan harus punya sumber pendanaan mandiri. Joli Jolan, selain membantu sesama, harus bisa membantu dirinya sendiri. Dengan begitu, ia tidak akan mandeg. Ada banyak pekerjaan rumah, ada banyak rencana yang terlambat untuk direalisasikan hingga Joli Jolan berusia setahun. Aku sendiri juga urun banyak untuk keterlambatan itu. Maafkan aku, kawan-kawan.
Aku merasa kawan-kawan Joli Jolan sangat hebat. Tidak mudah menyediakan waktu luang untuk menerima kiriman, menyortir baju, memajangnya setiap hari buka, mendata barang masuk-keluar dan anggota yang bergabung. Belum lagi perlu manajemen sosial media, membuat pamflet dan banner, membuat kaos, mengurus food not bombs, mendistribusikan sembako, mengirimkan logistik, dan lainnya. Ada banyak orang yang bekerja di balik Joli Jolan.
Selama setahun ini, tepat 21 Desember 2020, Joli Jolan memberiku kesempatan bertemu dengan orang-orang hebat, memberi pelajaran hidup, dan akses baru ke dunia yang menarik. Satu hal terpenting yang aku dapatkan darinya: membantu tak melulu harus dengan uang. Selamat ulang tahun Joli Jolan!
Sukma Larastiti, salah satu pendiri Joli Jolan