Categories
Gagasan

Apa Kabar Resolusi Akhir Tahun?

Tak terasa, tahun 2026 sudah hampir berjalan satu bulan. Sejauh mana resolusi kalian tahun ini? Sudah ada progres yang berarti? Masih berkomitmen dengan resolusi tersebut? Atau malah ada yang telah berhasil kalian capai? Atau justru mulai kalian lupakan?

Berkomitmen pada perubahan memang butuh upaya yang tidak mudah. Namun, bukan berarti upaya tersebut tidak layak diperjuangkan. Apabila resolusi yang kalian buat terasa sulit dicapai, ada baiknya kalian berhenti sejenak untuk melakukan evaluasi. Bisa jadi bukan resolusinya yang terlalu berat, melainkan upaya dan persiapan kalian yang belum cukup matang dan pantas untuk mencapainya.

Cobalah mulai mengatur ulang strategi. Tidak ada yang salah dengan menyesuaikan strategi. Mungkin saja strategi baru yang telah kalian sesuaikan justru menjadi bagian penting dari proses menuju resolusi yang sebelumnya terasa sulit. Atau bisa jadi strategi baru tersebut membantu kalian menyadari hal lain yang lebih penting daripada resolusi yang sebelumnya telah kalian buat. Sehingga kalian harus membuat resolusi baru. Tidak apa-apa.

Cobalah mulai lakukan hal-hal kecil, sederhana, dan relatif mudah dilakukan. Yang terpenting, hal-hal tersebut dapat kalian lakukan secara konsisten. Berikut dua hal sederhana yang bisa jadi inspirasi.

Gunakan Kalender untuk Menulis To-Do List

Pasang kalender, lalu tuliskan daftar tugas pada tanggal-tanggal yang telah kalian tentukan. Letakkan kalender tersebut di tempat yang sering kalian lihat, bisa di kamar, pintu keluar, atau ruang keluarga. Tujuannya agar kalian terus mengingat tugas apa saja yang perlu kalian kerjakan dan selesaikan.

Setelah menyelesaikan sebuah tugas, coret tugas tersebut. Aktivitas sederhana ini dapat menciptakan rasa pencapaian dan percaya diri. Ada perasaan bangga yang muncul, menghasilkan sensasi yang memotivasi kalian untuk menyelesaikan tugas berikutnya. Diharapkan hal ini membentuk momentum bagi kalian untuk menyelesaikan rencana-rencana yang telah kalian buat, bukan meninggalkan rencana-rencana tersebut begitu saja.

Memang, kita semua memiliki aplikasi kalender di gadget yang selalu kita bawa ke mana-mana. Namun, banyaknya notifikasi sering kali malah membuat to-do list yang kita buat terabaikan. Selain itu, sensasi mencoret to-do-list yang telah selesai kita kerjakan dengan pensil atau pulpen di kalendar terasa lebih memuaskan dibandingkan sekadar menekan tombol di layar aplikasi.

Mulai Konsisten Membaca Buku

Membaca buku adalah kebiasaan yang mungkin tidak diminati semua orang. Padahal, membaca dapat melatih kita untuk berpikir, membayangkan, dan mengolah informasi secara lebih mendalam. Aktivitas ini membuat otak bekerja lebih aktif dibandingkan hanya menonton konten di layar.

Memang, saat ini informasi dapat diperoleh dengan cepat melalui internet dan media sosial. Namun, tidak sedikit informasi di media sosial yang mengandung disinformasi. Buku, di sisi lain, umumnya telah melalui proses penyuntingan yang lebih ketat.

Jika kalian merasa sulit fokus membaca dalam waktu lama, mulailah dengan durasi singkat, misalnya 15 menit per hari atau dua halaman per hari. Lakukan secara konsisten rutinitas tersebut hingga perlahan kalian merasa lebih nyaman membaca.

Apabila kalian merasa harga buku mahal, ada banyak alternatif yang bisa kalian pertimbangkan. Pada dasarnya, upaya untuk membaca buku tidak selalu membutuhkan biaya besar. Kalian bisa meminjam buku dari perpustakaan, baik perpustakaan daerah, kampus, maupun sekolah. Jika kalian tetap ingin memiliki sebuah buku, membeli buku bekas dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Selain itu, kalian juga bisa datang ke Galeri Joli Jolan setiap hari Sabtu untuk mengambil buku-buku hasil donasi. Gratis dan tetap berkualitas.

Dua kebiasaan di atas bisa mulai kalian lakukan saat ini juga, terlepas dari kebiasaan hidup kalian yang telah terbentuk sejauh ini. Selain relatif mudah dan menambah wawasan, kebiasaan tersebut dapat menciptakan perasaan yang lebih produktif dan positif. Meskipun kebiasaan ini tidak serta-merta mengubah hidup kalian dalam waktu singkat, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut perlahan akan membentuk pola baru ke depan. Dan mungkin, dari pola baru itulah progres resolusi tahun baru yang telah kalian buat mulai terasa lebih realistis untuk diwujudkan.