Categories
Komunitas

Jaringan Baru dari Warga Posyandu

Apa yang menjadi tantangan utama Joli Jolan saat ini? Jika boleh menyebut salah satu, hal itu adalah keberlimpahan donasi. Ya, hampir setiap hari ada kiriman (terutama pakaian) yang datang di drop box kami. Tentu kami mengapresiasi kebaikan hati kawan-kawan yang telah bersolidaritas melalui Joli Jolan.

Makin hari, makin banyak warga yang telah berbagi dengan berkesadaran, memberikan barang dengan kondisi baik untuk digunakan kembali oleh sesama. Namun di saat yang sama, hal ini menjadi tanggung jawab kami untuk mengelola donasi dengan sebaik-baiknya.

Salah satu solusi untuk mengatasi keberlimpahan adalah redistribusi dan membuka jaringan. Akhir pekan ini kami menambah jaringan warga baru, bekerja sama dengan Posyandu Lansia dan Balita di RW XI Manahan, Solo.

Sejumlah pakaian dewasa, anak, dan jilbab kami salurkan untuk warga setempat yang membutuhkan, tentu saja dengan bantuan pengurus posyandu setempat. Pola-pola redistribusi dengan melibatkan warga sejatinya sudah cukup lama kami inisiasi.

Beberapa bahkan mulai melaksanakan kegiatan berbagi secara rutin. Kegiatan itu tersebar di Masjid Al Huda, Kerten; Wirosari, Grobogan; Totosari, Laweyan; Jaten, Karanganyar; Pucangan, Kartasura; hingga Cepu. Jaringan dan kolektivisme ini menjadi modal berharga untuk mendorong pemerataan penerima donasi pakaian/barang.

Apa yang menjadi prioritas kami sejujurnya bukan mendapatkan donasi sebanyak-banyaknya. Donasi secukupnya dengan kualitas terjaga dan sesuai kebutuhan lebih kami utamakan. Oleh karena itu, kami pasti selalu menanyakan terlebih dulu apa yang hendak kawan berikan.

Bukan kami menolak kebaikan kawan-kawan, tapi agar donasi itu nantinya benar-benar tepat guna dan tidak menumpuk di ruang penyimpanan. Karena, tak setiap waktu jaringan yang kami miliki dapat menyerap barang dari Joli Jolan. Sama dengan kami, mereka juga memiliki keterbatasan di sana-sini. Panjang umur hal-hal baik.

Categories
Komunitas

Inisiasi Ruang Solidaritas di Karanganyar

Halo kawan-kawan! Ada kabar baik nih buat kalian yang berdomisili di Karanganyar dan sekitarnya. Mulai akhir pekan ini, gerakan barter dan berbagi pakaian/barang gratis bakal hadir di Jaten. Tepatnya di Jalan Josroyo Timur Nomor 26-28 RT 1 RW 14 Jaten (belakang Kantor Kecamatan Jaten).

Gerakan ini diinisiasi oleh seorang guru SMA Ursulin yang terinspirasi dengan @joli_jolan. Rencananya, kegiatan di Jaten akan buka sebulan sekali. Galeri di Jaten akan dibuka perdana besok Minggu, 25 Agustus 2024 pukul 09.00-12.00 WIB.

Untuk Joliers yang berdomisili di Jaten dan sekitarnya, silakan merapat ya! Untuk sementara galeri di Jaten hanya melayani kegiatan berbagi pakaian/barang gratis. Bagi yang hendak berdonasi bisa melalui @joli_jolan maupun drop box yang disediakan (dengan menghubungi CP terlebih dulu).

Kalian juga bisa berkontribusi menjadi sukarelawan lho di galeri Jaten. Jika berminat, sila langsung mampir hari Minggu. Panjang umur solidaritas!

Categories
Sudut Joli Jolan

Redistribusi Joli Jolan ke Boyolali

Halo kawan-kawan! Akhir pekan ini tim Joli Jolan mau main ke Pengging, Boyolali, nih. Tentu bukan sekadar refreshing, kami berencana berbagi sejumlah pakaian dan piranti lain ke warga sekitar. Program ini menjadi bagian redistribusi yang belakangan rutin kami lakukan untuk mengurangi beban di galeri Kerten.

Tak hanya menstabilkan stok di ruang penyimpanan, kegiatan ini ingin mendorong agar penerima barang donasi dapat semakin merata dan meluas. Kami juga ingin berbagi ide dan inspirasi bersama warga Pengging terkait gerakan Joli Jolan.

Syukur-syukur, ke depan warga bisa memenuhi kebutuhan sandangnya dengan prinsip swakelola dan mengoptimalkan yang ada. Kawan-kawan yang ingin terlibat dalam kegiatan di Pengging atau sekadar ngobrol-ngobrol, boleh banget gabung.

🏡Lokasi: Slanggen, RT 7/RW 1 Ngaru-aru, Banyudono, Boyolali (rumah Pak Kenthut).
Waktu: Sabtu, 6 Juli 2024 pukul 09.00-12.00 WIB.

Oh ya, galeri di Kerten Sabtu ini tetap buka ya. Silakan yang ingin berburu pakaian atau barang gratis. Kami belum dapat menerima donasi pakaian dan aksesorisnya. Sementara donasi yang diterima hanya perlengkapan sekolah (alat tulis, tas dan sepatu anak dll), mainan, boneka, buku, dan makanan/sembako.

Categories
Sudut Joli Jolan

Bakdan Hemat di Joli Jolan

Kebutuhan harian biasanya meningkat jelang Lebaran. Beli bahan pokok, makanan kecil hingga belanja pakaian membuat pusat perbelanjaan penuh sesak. Keinginan konsumtif ini kadang secara tak sadar menguras kocek yang lumayan dalam.

Kondisi tersebut semakin mengimpit karena belakangan ini harga sembako mulai melangit. Namun, inisiatif saling bantu bisa menjadi alternatif agar warga mendapatkan kebutuhannya secara terjangkau, bahkan gratis.

Tahun ini Joli Jolan kembali mendistribusikan pakaian preloved berkualitas untuk berhari raya secara cuma-cuma. Kalau beruntung, kawan juga bisa mendapatkan sandang yang baru. Pokoknya koleksi terbaik Joli Jolan akan dibagikan menyambut Lebaran.

Semua boleh mengakses tanpa kecuali karena tujuannya untuk mengurangi konsumerisme, bukan charity. Kami menyediakan kotak atau umplung bagi kawan yang ingin berdonasi dalam mendukung gerakan Joli Jolan, sehingga dapat terus berkelanjutan dalam menebar manfaat.

Donasi nantinya akan kami gunakan untuk operasional ruang (kebersihan, listrik, peralatan galeri) hingga program berbagi makanan. Layanan ini kami buka pada 23 Maret (10.00-13.00 WIB) dan 30 Maret (11.00-14.00 WIB) di Jalan Siwalan No.1 Kerten Laweyan Solo (Google map Joli Jolan).

Daripada mengeluarkan kocek dan berdesak-desakan di pusat perbelanjaan, lebih baik cari pakaian di Joli Jolan. Uangnya bisa disimpan untuk berbagi di kampung halaman. Yuk, ikutan Berburu Baju Lebaran di Joli Jolan!🏡✨

#lebaran2024
#pakaiangratis
#rakyatbanturakyat
#berbagibaju
#mutualaid
#jolijolan

Categories
Sudut Joli Jolan

Joli Jolan Sambut Ramadan

Halo kawan-kawan! Tak terasa ya sebentar lagi kita bertemu kembali dengan bulan puasa. Sebagai bulan yang dinanti-nanti, sejumlah umat Muslim biasanya mulai mempersiapkan diri, salah satunya membeli perlengkapan ibadah baru. Hal ini tidak salah. Namun sikap itu bisa memicu kemubaziran apabila alat ibadah yang sebelumnya ternyata masih layak pakai.

Di sisi lain, mungkin masih banyak di antara kita yang belum memiliki alat ibadah yang bagus dan layak memyambut bulan suci. Alasan ini membuat kami kembali membikin program Joli Jolan Sambut Ramadan. Program ini dapat mewadahi kawan-kawan yang ingin menyumbangkan alat ibadahnya seperti mukena, sarung, baju koko, sajadah, peci, tasbih dan perlengkapan ibadah lain (kecuali jilbab).

Seluruh perlengkapan ibadah yang didonasikan wajib masih bagus/layak pakai ya, syukur-syukur baru. Untuk alat ibadah seken, disarankan dilaundry terlebih dulu untuk menjaga kebersihannya. Nantinya, seluruh donasi alat ibadah yang terkumpul dapat diakses untuk semua warga yang membutuhkan.

Donasi dapat dikirim ke Ruang Solidaritas Joli Jolan, Jalan Siwalan 1 Kerten Solo, atau sejumlah drop box kami (info lengkap di pinned profile). Pengumpulan donasi kami tunggu hingga 16 Maret 2024. Kawan-kawan dapat mengontak kontak relawan kami Sdri. Fitra 0877 3588 8945 atau DM IG @joli_jolan.

Dengan konsep berbagi, kita bisa memeroleh barang yang diinginkan tanpa harus mengeluarkan biaya. Yuk ikut berbagi!

Categories
Sudut Joli Jolan

Empati di Relung Sanubari

Seorang anak perempuan memasuki halaman Ruang Solidaritas Joli Jolan di Jalan Siwalan 1, Kerten, Laweyan, Solo, pada Sabtu siang beberapa bulan silam. Ia datang bersama ibu dan neneknya, mengenakan rok tutu warna merah muda, rambut dikuncir kuda.

Senyumnya lepas begitu melihat pojok mainan di Galeri Joli Jolan. Sebuah boneka berukuran sedang dia ambil. Dia memilih-milih lagi, agak lama. Wajahnya tersipu malu saat saya dekati. Kutanya, kenapa masih sibuk mencari boneka yang serupa? Dia bilang harus membawa dua untuk diberikan saudara perempuannya yang kebetulan sedang sakit di rumah. Saya pun tersenyum tipis sambil ikut mencarikan, meski butuh waktu cukup lama untuk dapat jenis yang serupa.

Hari itu, pengunjung kecil Joli Jolan tersebut tak sekadar mengambil boneka, tapi juga mengambil hati kami. Ia mengingatkan agar ruang solidaritas ini terus dirawat, jadi rumah yang nyaman bagi siapa pun yang singgah.

Empati untuk Merawat Solidaritas

Ibarat kendaraan, empati adalah mesin kami. Gerbong Joli Jolan tak akan benar-benar kukuh tanpa adanya kesadaran dan welas asih dari para sukarelawan, donatur, maupun para pengunjung. Sukarelawan hampir tak pernah absen membuka galeri tiap hari Sabtu dan melakukan sortir barang pada hari Rabu. Kami paham betul bahwa ada puluhan orang yang menunggu untuk mengambil dan berbagi barang tiap akhir pekan.

Apalagi di momen-momen besar seperti Lebaran. Rumah kami terbuka bagi mereka yang juga ingin punya baju ganti tapi tak sempat membeli pakaian karena impitan kebutuhan. Gamis dan blus panjang biasanya laris manis. Anak-anak asyik memilih baju, sementara si ibu khusyuk memilah-milah kerudung. Pada saat bersamaan, beberapa orang yang merasa berlebih pakaian juga rajin mengirimkan barang di galeri Joli Jolan. Misinya satu, mengajak semua orang merayakan kebahagiaan pada hari besar tersebut. Mereka meyakini, layaknya emosi sedih dan marah, bahagia tak akan benar-benar abadi. Jadi sudah seharusnya saling dibagi.

Berdiri sejak 21 Desember empat tahun silam, perjalanan kami juga tak pernah lepas dari kolaborasi. Sejumlah kawan dari lintas organisasi maupun secara personal datang silih berganti, saling bergandeng tangan untuk terus memumpuk rasa peduli. Upaya bersama ini yang juga menjadi penyuntik semangat kami.

Layaknya bayi, empat tahun adalah saatnya merangkak, bergerak, dan mengenal lebih banyak warna. Itu pula salah satu harapan kami. Meski riaknya masih kecil, kami ingin menjadi lilin yang terus menyalakan empati dan welas asih. Menjadi penerang di tengah dunia yang serba cepat dan serba menuntut sejumlah orang menjadi oportunis serta mementingkan diri sendiri.

Kami tak bisa menjanjikan terus ada hingga belasan atau puluhan tahun nanti. Namun, budaya saling memberi dan menerima dengan penuh kasih ini semoga selalu tertanam di sanubari. Tanpa itu, tak pernah ada Joli Jolan hingga hari ini. Dirgahayu keempat tahun Joli Jolan!

Categories
Sudut Joli Jolan

Joli Jolan Tutup Sementara Donasi Pakaian

Untuk sementara Joli Jolan belum dapat menerima donasi pakaian lagi. Ini karena stok pakaian di galeri masih cukup banyak, terutama pakaian perempuan. Kami perlu membatasi donasi agar tidak terus mengalir untuk menjaga keseimbangan stok di gudang. Jujur, tidak mudah mengelola bertumpuk pakaian yang hampir tiap hari berdatangan ke galeri. Selain keterbatasan tempat, kami memiliki keterbatasan waktu dan tenaga karena mayoritas sukarelawan adalah pekerja.

Kami akan senang sekali jika kawan bisa membantu kami. Kali ini bukan dengan berdonasi, tapi ikut mendistribusikan pakaian lewat gerakan berbagi. Kawan bisa mengonsep program sendiri atau bekerja sama dengan organisasi atau kelompok masyarakat sipil untuk mendistribusikan pakaian ke kalangan yang membutuhkan.

Categories
Uncategorized

Redistribusi Donasi Jadi Solusi

Mengelola pakaian dan barang yang terus mengalir adalah salah satu kegiatan utama dan rutin dilakukan oleh Joli Jolan. Selama ini, seluruh barang donasi memang disortir ulang oleh sukarelawan untuk memastikan kelayakannya ketika didistribusikan. Namun, saking banyaknya donasi yang datang (terutama pakaian), terkadang kami kewalahan dalam mengelolanya. Tak hanya kewalahan terkait masalah waktu dan sumber daya relawan, melainkan juga kapasitas ruang penyimpanan yang terbatas. Seringkali kami harus menolak donasi pakaian, terutama pakaian perempuan, karena stok di galeri yang masih sangat melimpah.

Keseimbangan keluar-masuk barang donasi memang sangat kami perhatikan agar operasional galeri berjalan lancar setiap pekan. Kami tak ingin donasi kawan-kawan terlalu lama menumpuk hingga akhirnya menjadi rusak atau kurang terawat. Seringkali penumpukan donasi pakaian memang tak terhindarkan, terutama setelah kami membuka galeri kami sehabis tutup atau libur panjang. Kami tidak bisa hanya mengandalkan operasional setiap Sabtu untuk dapat menyalurkan donasi yang dikirim dari penjuru Indonesia.

Kami menyadari bahwa problem ini tidak bisa diselesaikan sendirian. Program kolaborasi pun menjadi solusi yang lagi-lagi mujarab. Beberapa hari lalu, kami mendistribusikan kelebihan donasi yang ada di galeri ke “kampung becak” di Clolo, Kadipiro. Ada beragam pakaian hingga aksesoris seperti jilbab yang disalurkan ke sana. Redistribusi donasi ini ternyata memang cukup berhasil membuat “lega” ruang penyimpanan kami.

Sebelumnya kami juga cukup sering menyalurkan donasi ke sejumlah kawasan marjinal maupun daerah yang tak terjangkau layanan Joli Jolan. Oleh karena itu, kami pun sangat terbuka bagi kawan yang ingin membantu menyalurkan pakaian untuk warga yang membutuhkan di daerah sekitarnya. Tak harus menunggu bencana, pakaian layak dan piranti lain seperti tas hingga buku faktanya masih sangat dibutuhkan sejumlah saudara kita.

Apabila komunitas kawan ingin mengadakan gerakan baksos atau inisiatif kolektif lain, jangan ragu untuk menghubungi kami. Sebisa mungkin akan kami dukung kegiatan tersebut sesuai stok barang yang ada di galeri.

Categories
Sudut Joli Jolan

Platform Tetulung: 3 Tahun Joli Jolan

Banyak kawan, kolega, saudara acap bertanya, apa itu Joli Jolan? Apakah menerima sumbangan baju dan celana pantas pakai? Apakah pakaian ini diberikan gratis? Apakah harus menukarkan sesuatu untuk memeroleh barang dari sana?

Sederet pertanyaan ini akan terus ada seiring bertambahnya Joliers (sebutan bagi anggota Joli Jolan). Poin pentingnya bukanlah jawaban ya atau tidak. Sebab, hal ini sangat dinamis mengikuti konteks dan kebutuhan. Joli Jolan berulang kali menunda donasi baju perempuan karena memang stok berlebih, misalnya.

Jawaban alternatif yang bisa diberikan adalah Joli Jolan merupakan rintisan platform “tetulung”. Dalam Bahasa Jawa, “tetulung” dimaknai sebagai pertolongan, saling bantu. Platform ini mempertemukan yang butuh bantuan dengan yang memberi bantuan.

Bantuannya beragam mulai dari pakaian, buku, tas, sepatu, perlengkapan bayi, sembako, makanan, mainan anak, apa pun itu. Bahkan, jika merasakan kesepian, main-mainlah ke Jalan Siwalan 1, Kerten. Kau akan mendapatkan kawan dan cerita yang banyak!

Kini, platform ini sudah berusia tiga tahun. Ada sekitar 1.500-an orang tercatat sebagai anggota. Sebagian dari mereka datang saban dua pekan sekali untuk mengambil baju, menikmati makanan gratis, atau sekadar melihat-lihat.

Hemat saya, semangat tetulung ini bakal jadi core of the core-nya Joli Jolan. Orang butuh baju ya dikasih baju. Orang butuh tas ya dikasih tas. Begitu kira-kira.

Hla terus tetulung buat sukarelawannya apa? Gampang! Kalau donasi mbok jangan kasih pakaian dalam bekas. Sebab, ini wadah tetulung bukan tempat penampungan sampah sementara.

Tetulung ini pun tak mandek hanya di hubungan antarmanusia saja. Memperpanjang usia pakai barang sama artinya memberikan napas lebih panjang bagi lingkungan yang kita tempati hari ini.

Sebagai penutup, saya nderek bingah ruang solidaritas ini masih eksis hingga kini. Selamat ulang tahun yang ketiga. Dirgahayu Joli Jolan!

Categories
Sudut Joli Jolan

Joli Jolan Sambut Ramadan

Tak terasa sebentar lagi kita bertemu dengan bulan Ramadan. Bagi umat Islam, bulan itu menjadi momen yang sangat ditunggu karena berlimpah kebaikan. Ramadan tahun ini pun seperti penantian untuk bisa beribadah lebih leluasa menyusul pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun 2020.

Biasanya sebagian umat membeli perlengkapan ibadah baru seperti sarung, sajadah atau mukena untuk menyambut Ramadan. Padahal, peralatan ibadah yang dimiliki sebelumnya masih bagus dan layak pakai. Hal ini tentu memicu kemubaziran yang justru ditentang dalam ajaran agama. Solusinya bagaimana? Salah satunya adalah solidaritas berbagi.

Menjelang bulan puasa tahun ini, kami membikin program Joli Jolan Sambut Ramadan untuk mewadahi kawan-kawan yang ingin menyumbangkan perlengkapan ibadahnya sebagai berikut: mukena, sarung, baju koko, sajadah, peci, tasbih, perlengkapan ibadah lain (kecuali jilbab). Periode pengumpulan mulai dari tanggal 8 Maret 2022 hingga tanggal 19 Maret 2022.

🏡Drop Box:

  • Ruang Solidaritas Joli Jolan, Jalan Siwalan No.1 Kerten Laweyan Solo. CP Damai (088232117938), Novia (085290340291).
  • Jalan Grogolan RT 02/RW 02 Ketelan Banjarsari, Solo. CP Faisal (081246002883).
  • Jalan Ahmad Yani No.294 Gondang Banjarsari Solo. CP Pondra (089622763978).
  • Rumah Cak Sarif, Jalan Langenharjo Grogol Sukoharjo (samping Alfamart Langenharjo). CP Khoirus (081937385878).
  • Rumah Anton Wijaya, Perum Gading Permai, Jalan Raya Gading Permai 2 Blok AT 04 Grogol Sukoharjo. CP Santi (087733691119).

Seluruh perlengkapan ibadah yang didonasikan wajib masih bagus/layak pakai ya, syukur-syukur perlengkapan baru. Untuk piranti seken, disarankan dilaundry terlebih dulu untuk menjaga kebersihannya.

Dengan konsep berbagi atau barter, kita bisa memeroleh barang yang diinginkan tanpa harus mengeluarkan biaya. Kita juga bisa membantu kalangan yang belum beruntung untuk mendapatkan perlengkapan ibadah terbaik. Yuk, ikut berbagi!