Categories
Gagasan

Saatnya Mengorganisir Kebaikan

Belakangan ini menjadi hari yang membahagiakan sekaligus melelahkan bagi Joli Jolan. Membahagiakan karena atensi terhadap gerakan ini semakin besar. Berkat video pendek yang dibuat oleh @mewalik, vlogger berkebun yang juga merupakan sukarelawan kami, gerakan Joli Jolan kembali viral menembus sekat wilayah.

Follower Instagram Joli Jolan bertambah hingga 9.000 orang hanya dalam waktu tiga hari. Komen di konten maupun DM/pesan pun seakan tidak ada habisnya untuk dijawab (mohon maaf bagi pesan yang belum terbaca ya, pasti nanti kami balas). Rata-rata warga menanyakan bagaimana cara berbagi kebaikan lewat Joli Jolan.

Tak sedikit pula yang memberikan doa dan dukungan moral bagi gerakan kecil dari Kerten, Laweyan, Solo ini. Hal membahagiakan tak berhenti di situ. Kami melihat antusiasme yang begitu besar dari warga untuk menginisiasi gerakan serupa di wilayahnya.

Warga dari Jogja, Semarang, Surabaya, Bandung, Batam, Bali hingga Samarinda mengapungkan niat untuk membikin wadah berbagi. Mereka yang berasal dari kota yang sama saling tag, membicarakan kemungkinan untuk merealisasikan gerakan saling bantu. Ini yang paling membuat kami bahagia, optimistis dan terharu dalam satu waktu.

Kami melihat warga semakin sadar bahwa mereka bisa berdaya. Modal sosial ini sangat penting untuk mulai mengorganisir diri. Ya, inisiatif kecil yang terealisasi lebih baik daripada wacana yang di awang-awang. Kami telah membuktikannya selama hampir lima tahun ini.

Mulailah melihat potensi dan kebutuhan di masing-masing wilayah kalian. Tak perlu menanti sempurna untuk memulai hal baik. Cukup kumpulkan beberapa orang dengan visi serupa untuk membuka jalan. Jangan eksklusif. Kolaborasi dengan komunitas lain akan sangat menunjang sebuah gerakan saling bantu (mutual aid).

Tentu bakal ada banyak tantangan, terutama dalam hal konsistensi, di gerakan warga bantu warga seperti ini. Namun dengan komitmen dan kesadaran saling mengulurkan tangan, kami yakin gerakan akan terus lestari. Kini saatnya mengorganisir kebaikan, jangan menunggu pemerintah.

Categories
Komunitas

Bisnis Tinja (Site Visit with IUWASH TANGGUH)

Hari Habitat Sedunia (World Habitat Day) diperingati setiap Hari Senin pertama di bulan Oktober yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau yang disingkat PBB. Peringatan ini merefleksikan kondisi kota-kota besar dan kecil, serta hak dasar setiap orang untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak termasuk layanan sanitasi. Tema Hari Habitat Sedunia tahun 2024 adalah melibatkan kaum muda untuk menciptakan masa depan perkotaan yang lebih baik.

USAID IUWASH Tangguh mengadakan pre-event Hari Habitat Sedunia pada Hari Selasa, 8 Oktober 2024 dengan mengajak jurnalis, komunitas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan influencer dari Soloraya dan Kota Salatiga untuk mengunjungi Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) Ngronggo di Kota Salatiga.

Joli Jolan sebagai komunitas yang bergerak dalam bidang sosial dan lingkungan diundang berpartisipasi dalam pra-event Hari Habitat Sedunia oleh USAID IUWASH Tangguh.

Dalam pra-event tersebut, kami diajak untuk berdiskusi tentang pengelolaan lumpur tinja bersama Kepala Dinas PUPR Kota Salatiga, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PUPR sebagai pengelola IPLT, beserta komunitas sanitasi aman Salatiga. Saat kunjungan lapangan, kami juga diajak untuk melihat langsung bagaimana proses pengolahan lumpur tinja di IPLT Ngronggo.

Peserta mendapatkan penjelasan yang komprehensif mengenai sanitasi aman, termasuk bahaya kebocoran septic tank terhadap lingkungan. Septic tank adalah tempat penampungan tinja di rumah. Septic tank yang bocor bisa mencemari sumber air warga seperti sumur. Hal ini membuat sumur terkontaminasi bakteri e-coli yang berbahaya bagi kesehatan.

Kunjungan lapangan di kawasan IPLT Ngronggo diawali dengan menyaksikan proses pengolahan lumpur tinja yang dimulai sejak diturunkannya lumpur tinja dari truk pengangkut lumpur tinja ke dalam kolam penampungan.

Truk pengangkut lumpur tinja ini bekerja dalam program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) yang menyedot tinja dari septic tank warga untuk diproses di IPLT. Lalu, lumpur tinja dialirkan ke bak penampungan untuk dipisahkan antara air dan padatan.

Proses pemisahan antara air dan padatan dilakukan dengan cara konvensional, yaitu menggunakan metode drying bed. Cairan lumpur tinja dialirkan dengan memanfaatkan gaya gravitasi melalui media yang dapat menyerap cairan atau gas dalam bak penampungan.

Hasil dari proses pemisahan itu adalah air yang dimurnikan dan padatan yang diolah menjadi pupuk yang siap digunakan untuk tanaman hias ataupun tanaman keras. Sedangkan air yang sudah dimurnikan dialirkan ke badan-badan air atau sungai terdekat sehingga tidak mencemari tanah dan sungai.

Pengelolaan lumpur tinja ini bisa dijadikan ladang bisnis komersial karena hasil dari olahan padatan lumpur tinja dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, di samping bisnis L2T2 atau yang jamak disebut sedot tinja. L2T2 juga turut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Salatiga.

Sayangnya, layanan ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Padahal, ini penting untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Sedot tinja juga sebaiknya tidak dilakukan hanya saat wc mampat, tetapi harus secara berkala 3-5 tahun sekali. Jadi, sudahkan kamu mendaftar L2T2 di kotamu?

A short summary oleh Maheswari Damai
Relawan Ruang Solidaritas Joli Jolan
Solo, 3 Oktober 2024

Categories
Sudut Joli Jolan

Gratis Cek Kesehatan & Konsultasi

Halo kawan-kawan! Bakal ada yang beda nih di galeri Joli Jolan akhir pekan ini. Kami berkolaborasi dengan dokter Briandani Subariyanti untuk menggelar cek kesehatan dan konsultasi, gratis! Para pengunjung Joli Jolan dapat mengakses layanan sesuai waktu buka galeri yakni Sabtu, 12 Oktober 2024, pukul 10.00-13.00 WIB.

Kawan hanya cukup membawa KTP untuk cek kesehatan. Pemeriksaan bakal digelar di klinik dokter Briandani yang lokasinya masih sekompleks dengan Joli Jolan. Acara ini juga dalam rangka menyambut pembukaan klinik dokter Briandani. Yuk, jangan sampai kelewatan layanan kesehatan gratis ini ya!

Categories
Komunitas

Inspirasi, Empati, dan Berbagi

Riuh rendah suara anak-anak terdengar mendominasi pada hari Selasa pagi, 8 Oktober 2024 di ruang kelas 3 SD Alam Surya Mentari Solo. Suasana belajar yang aman dan nyaman langsung terasa saat memasuki halaman sekolah.

SD Alam Surya Mentari memiliki kegiatan rutin yang cukup unik, yakni kelas inspirasi yang dikoordinir oleh komite. Tema kegiatan kelas inspirasi tahun 2024 ini adalah saling berbagi untuk menumbuhkan empati. Kali ini Joli Jolan diundang untuk mengisi kelas inspirasi tersebut.

Kelas inspirasi bersama dengan relawan Joli Jolan diawali dengan melakukan games atau permainan yang melibatkan anak. Sungguh asyik melakukan interaksi dengan anak-anak yang memang cenderung tidak bisa duduk anteng tersebut. Saat relawan memberikan salam dan menanyakan ingin dipanggil dengan sebutan apa, maka dengan jenaka minta dipanggil “mas” atau “mbak”. Wah, luar biasa. Panggilan dengan mas atau mbak artinya menganggap dirinya mampu bersikap dewasa.

Antusiasme dalam bermain games sangat terasa, tidak perlu mendorong-dorong agar anak berani maju untuk melakukan permainan yang sesungguhnya menstimulasi empati. Meskipun games sudah dilakukan sampai 2 putaran, masih saja ada yang minta untuk dilakukan lagi.

Setelah selesai bermain games, kegiatan dilanjutkan dengan memutar liputan CNN yang programnya bertajuk BERBUAT BAIK. Pemutaran liputan ini bertujuan untuk memperkenalkan Ruang Solidaritas Joli Jolan kepada anak-anak dengan visualisasi.

Hebatnya, walaupun hanya tayangan 10 menit, anak-anak mampu menjawab kuis-kuis yang dilemparkan oleh relawan terkait kegiatan Joli Jolan. Mereka terlihat senang sekali karena boleh memilih sendiri hadiah yang dibawakan dari galeri Joli Jolan. Ada yang memilih boneka untuk adiknya, ada yang memilih buku bacaan karena memang hobi membaca, ada yang memilih kerudung untuk ibundanya, dan berbagai macam barang lainnya dengan alasannya sendiri-sendiri.

Sesaat setelah melihat video Joli Jolan, anak-anak berkolaborasi memajang barang yang dibawa dari rumah. Anak-anak antusias melakukan barter atau boleh mengambil barang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan ada seorang anak yang mengambil kembali barangnya, sungguh menggemaskan.

Setelah anak-anak praktik bertukar barang atau ijolan, barang-barang sisa yang dipajang saat kelas inspirasi dibawa oleh relawan Joli Jolan untuk dibagi pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024 di galeri yang berada di Jalan Siwalan Nomor 1 Kerten, Solo.

Categories
Reportase

Menyelami Kebahagiaan Publik di Tilikan Fest

“Terima kasih, sangat bermanfaat.” “Terima kasih sudah berbagi.” “Semoga ada terus”. Deretan kalimat itu tertulis dalam kolom pesan di daftar pengunjung Joli Jolan di Tilikan Fest 2024. Ya, silih berganti pengunjung, mayoritas anak muda, menyambangi stan Joli Jolan dalam acara yang digelar di Lokananta Bloc, akhir pekan lalu.

Seperti perkiraan, pengunjung stan Joli Jolan lebih antusias dengan deretan buku gratis ketimbang pakaian. Hal ini seperti saat kami berpartisipasi di acara Urban Social Forum di Lokananta beberapa waktu lalu. Joli Jolan tentu tak hendak menyaingi bazar buku yang juga menjadi acara di Tilikan Fest. Kami hanya menjadi alternatif bagi pengunjung kegiatan yang ingin menambah literasi, tetapi kantong sedang tak bersahabat.

Beberapa kali pengunjung tak percaya ketika kami memberikan barang secara cuma-cuma. “Serius ini gratis?,” tanya seorang perempuan muda seraya menutup mulutnya. Saat itu dia tertarik dengan sebuah tas jinjing yang masih berplastik. Karena sungkan mengambilnya secara gratis, dia pun memasukkan sejumlah uang ke kotak donasi.

Donasi seikhlasnya itu nantinya dipakai untuk menunjang operasional Joli Jolan. Sebuncah kebahagiaan pun muncul dari praktik berbagi sederhana. Pengalaman yang kami dapatkan di Tilikan Fest tampaknya membuktikan hasil riset World Happiness Report pada 2022. Dalam penelitian itu, bukan perilaku hedon, konsumerisme atau pamer barang mewah yang menentukan kebahagiaan sejati seseorang.

Justru perilaku prososial, mendermakan harta untuk amal, berbagi pada orang asing, dan kerelawanan yang lebih dominan membentuk tingkat kebahagiaan. Hal lain yang melegakan kami saat join di Tilikan Fest adalah bisa bertemu kawan lama sekaligus kawan baru. Beberapa pengunjung, panitia, maupun awak komunitas di acara ini sudah kami kenal baik.

Acara kemarin menjadi wadah kami bertukar cerita tentang apa pun. Kami juga jadi bisa berkenalan dengan komunitas dan kawan baru, lantas menjajaki peluang berkegiatan bareng ke depan. Modal sosial ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Joli Jolan, yang sejak awal bergerak kolektif bersama warga.

Kami jadi ingat ujaran seorang ilmuwan politik bernama Robert Lane. Dia bilang kebahagiaan hanya dapat ditemukan dalam hal-hal yang mendahului uang. Hal itu seperti keluarga, teman, atau komunitas yang secara alamiah menjadi sumber makna dan tujuan hidup. Sekali lagi, terima kasih Tilikan Fest. Semoga bisa berjumpa kembali di kesempatan berikutnya. Panjang umur solidaritas.

Categories
Sudut Joli Jolan

Tilikan Fest 2024: Joli Jolan Ramaikan Skena Distribusi

Akhir pekan ini Joli Jolan akan ikut berpartisipasi di Festival Literasi Seni Solo, TILIKAN FEST. Acara ini akan digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (20-22/9/2024) di Lokananta Bloc. Ada banyak pertunjukan, diskusi, workshop, dan komunitas-komunitas keren yang bisa kawan temukan di acara ini.

Joli Jolan sendiri bakal berpartisipasi di kegiatan Koleb Konek, wadah yang mempertemukan komunitas independen di Solo dan sekitarnya. Masuk di skena distribusi, Joli Jolan akan membawa beberapa barang yang bisa diakses secara gratis ataupun barter seperti pakaian, bahan bacaan, tas, sepatu, dan aksesoris lain.

Selain itu, kami akan membawa sejumlah merch seperti kaus, pouch stiker, bordir yang bisa kawan beli untuk mendukung gerakan Joli Jolan. Di Tilikan Fest, Joli Jolan juga bakal memperkenalkan produk upcycle terbaru. Belum lama ini, kami bekerja sama dengan sebuah usaha mikro untuk mengolah donasi pakaian tak layak menjadi produk keset.

Jadi jangan sampai terlewatkan acaranya ya! Sila mampir dan memanfaatkan ruang distribusi kami, atau sekadar diskusi untuk membuka peluang-peluang kolaborasi di masa depan. Untuk galeri Kerten, Sabtu pekan ini kami izin tutup dulu. Layanan di Kerten akan kembali seperti biasa mulai Sabtu, 28 September 2024.

Panjang umur solidaritas!

Categories
Komunitas

Inisiasi Ruang Solidaritas di Karanganyar

Halo kawan-kawan! Ada kabar baik nih buat kalian yang berdomisili di Karanganyar dan sekitarnya. Mulai akhir pekan ini, gerakan barter dan berbagi pakaian/barang gratis bakal hadir di Jaten. Tepatnya di Jalan Josroyo Timur Nomor 26-28 RT 1 RW 14 Jaten (belakang Kantor Kecamatan Jaten).

Gerakan ini diinisiasi oleh seorang guru SMA Ursulin yang terinspirasi dengan @joli_jolan. Rencananya, kegiatan di Jaten akan buka sebulan sekali. Galeri di Jaten akan dibuka perdana besok Minggu, 25 Agustus 2024 pukul 09.00-12.00 WIB.

Untuk Joliers yang berdomisili di Jaten dan sekitarnya, silakan merapat ya! Untuk sementara galeri di Jaten hanya melayani kegiatan berbagi pakaian/barang gratis. Bagi yang hendak berdonasi bisa melalui @joli_jolan maupun drop box yang disediakan (dengan menghubungi CP terlebih dulu).

Kalian juga bisa berkontribusi menjadi sukarelawan lho di galeri Jaten. Jika berminat, sila langsung mampir hari Minggu. Panjang umur solidaritas!

Categories
Gagasan

Daisy Taniredja, Dedikasi untuk Koperasi & Kesederhanaannya

Kebahagian itu kadang sangat sederhana, sekedar bertemu dan ngobrol sembari minum atau makan dengan sahabat kita. Seperti pertemuan hari ini (3/7), pertemuan saya bersama Robby Tulus (84) dan Daisy Taniredja (88). Saya jemput Robby yang menginap di hotel di daerah Jakarta Pusat dan kami berdua naik kereta komuter ke rumah Daisy di Depok, Jawa Barat.

Robby, tokoh koperasi yang dikenal secara luas di kalangan gerakan koperasi nasional dan internasional ini memang sudah tinggal dan menjadi warga negara Canada dan sedang ke Indonesia dalam rangka memberikan nasihat pengembangan koperasi. Robby adalah guru koperasi saya. Persahabatan kami sudah terjalin lama sejak tahun 2000. Saya mengenal Daisy juga melalui Robby.

Sementara itu, Daisy adalah salah satu perintis awal koran KOMPAS bersama PK Ojong dan Jacoeb Oetama yang berkantor di daerah Harmoni, Jakarta Pusat. Salah satu peninggalanya untuk usaha media adalah model iklan koran kecik atau iklan baris yang memungkinkan orang orang kecil beriklan di koran.

Soal koperasi, memang tidak banyak yang mengetahui peranan Daisy. Orang ini memang tidak banyak bicara tapi banyak mendukung di belakang secara kongkrit usaha pengembangan koperasi.

Daisy dari sejak muda, begitu pulang kantor dari KOMPAS, dia membantu Robby secara volounter mengembangkan Koperasi Kredit (Credit Union) melalui CUCO (Credit Union Conseling Office) yang kantornya kebetulan tidak terlalu jauh dari KOMPAS. CUCO (Credit Union Conseling Office) atau Badan Koordinasi Koperasi Kredit Indonesia (BK3I) ini dirintis tahun 1970 an oleh Pater Abrecht Kariem Arbie, SJ.

Pater Albrecht memimpin CUCO hanya selama satu tahun, lalu kepemimpinan CUCO diserahkan kepada Robby. Daisy secara partimer mendukungnya. Saat ini gerakan ini telah menghasilkan 900 an koperasi kredit (Credit Union) di tingkat primer dengan anggota 4,6 juta anggota individu dengan asset mandiri hingga 47 trilyun rupiah.

Sebagaimana diketahui, Pater Albrecht, perintis CUCO ini meninggal tertembak pada saat pergolakkan terjadi Dili, Timor Leste tahun 1999 dan dimakamkan di sana. Untuk mengenang banyak jasa-jasanya dan juga karya sosial Pater Albrecht, Daisy bersama beberapa imam dari Ordo Jesuit dan awam dirikan Yayasan Albrecht Kariem Arbie (YAKA).

Melalui sponsorship YAKA, Robby sebagai penasehat YAKA pada tahun 2010 mengembangkan program kaderisasi kepemimpinan. Tujuanya adalah membentuk jaringan kader yang berkarakter kuat dan juga berkomitmen dalam pengembangan lembaga sosial ekonomi masyarakat. Program tersebut dinamakan Kaderisasi Kolega Sosial Ekonomi Strategis Indonesia (K3SI). Dengan dukungan penuh Daisy, Robby berhasil selenggarakan program kaderisasi awal hingga 8 volume di 5 propinsi di Jawa, Sumatra, NTT, Kalbar, hingga Ambon. Kebetulan saya adalah bagian dari kader pertama.

Dari kegiatan kaderisasi ini lahir dua organisasi penting Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), sebuah lembaga think tank sosial ekonomi dan Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR) yang merupakan federasi nasional dari koperasi sektor riil (KSR) dimana saya saat ini terlibat aktif sebagai ketua AKSES sekaligus CEO INKUR.

AKSES saat ini telah memiliki 376 orang kader aktif yang tersebar di tanah air. INKUR sendiri sudah memiliki 22 koperasi primer yang bergerak di bidang koperasi konsumsi, Agrobisnis, Eco Tourism, jasa perhotelan dan lain lain.

Daisy memang bertangan dingin, melalui dukunganya, mimpi-mimpi sederhana menjadi mudah terwujud. Dia dalam banyak sesi kaderisasi awal juga masih sering ikut. Bahkan sampai di pelosok Tobelo, Maluku Utara.

Daisy pribadi yang sederhana, kalau diminta pidato kalimatnya sangat singkat tapi mendasar. Seperti misalnya pesan yang disampaikan kepada kader AKSES, “kepemimpinan berkarakter itu muncul karena memegang nilai-nilai penting yang diyakini dan dipertahankan. Ini sangat penting, misalnya kejujuran dan keberanian. Dengan kejujuran dan keberanian orang mungkin banyak yang tidak suka, tapi hal tersebut akan datangkan banyak manfaat”.

Dia juga pernah bercerita, ketika dia memimpin usaha periklanan di KOMPAS, dia dengan berani menolak iklan dari keluarga para petinggi pemerintah yang datang memaksa agar iklanya diberikan prioritas segera terbit dan bahkan sampai dengan menancapkan belati di mejanya, tapi dia tetap memegang prinsip tetap harus antri.

Daisy yang sudah tidak bisa pergi terlalu jauh karena fisiknya yang mulai melemah itu terlihat masih sangat jernih pemikiranya. Dia senang mendengarkan cerita tentang perkembangan Koperasi dan itu terlihat dari senyumnya yang sumringah. Tak lupa dia juga menanyakan tokoh tokoh CU seperti Pak Sitanggang, Pak Florus dan lain lain.

Pertemuan kami selain temu kangen, sesungguhnya Daisy sedang mengajak kami untuk selenggarakan kegiatan sederhana untuk memperingati 25 tahun hari meninggalnya dua orang Imam Jesuit penting yang meninggal di Timor Leste ketika masa pergolakkan politik, yaitu alm. Pater Albrecht Kariem Arbie, SJ pendiri Credit Union Indonesia dan Pater Tarcisius Dewanto, SJ.

Semoga kesehatan dan kebahagiaan selalu melekat untuk Daisy. Trimakasih atas dedikasi dan ajaran kesederhanaanmu.

Suroto, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)

Categories
Komunitas

Webinar Women Eco Talk: Perempuan Pelopor Lingkugan

Halo teman-teman pelajar putri! 🌻

Masalah sampah menjadi isu serius yang sudah seharusnya membutuhkan perhatian kita semua. Pentingnya memberikan edukasi yang benar untuk meminimalisir berkembangnya sampah yang semakin tidak terkendali.

Koordinator Pusat Korps PII Wati mempersembahkan sebuah webinar dengan judul “Perempuan Perempuan Bijak Konsumsi, Menjaga Bumi Menjaga Masa Depan”

Dengan pemateri yang super kece, yakni :
🗣️ Narasumber : Sukma Larastiti
📌 Relawan Komunitas Jolijolan
📍 Domisili Jerman
👤 Moderator: Shafiyah Lu’luah Nadirah
🔗 Kadiv. KPKP Korpus Korps PII Wati

Penasaran? Catat nih jadwalnya, insyaaAllah kita akan agendakan pada :

Hari : Sabtu, 13 Juli 2024
Waktu : 19.30 WIB
Platform : Google Meet
Link : https://meet.google.com/oaq-pdiu-ewm

Contact Person : +62895365200808 (Salwa Fahrizza)

Follow Instagram kami :

  • https://www.instagram.com/pbpii.official
  • https://www.instagram.com/piiwati
  • https://www.instagram.com/joli_jolan
Categories
Sudut Joli Jolan

Berkooperasi, Berbagi

Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional setiap tanggal 12 Juli. Sekilas, perayaan ini tampak tak ada hubungannya dengan Joli Jolan. Namun, sejatinya tak demikian. Meski belum berbentuk koperasi secara kelembagaan, Joli Jolan lahir dan tumbuh sampai sekarang karena semangat kooperasi.

Ya, koperasi memiliki nilai-nilai seperti swadaya, kesetaraan, pemerataan, dan solidaritas yang rutin kami usung hingga kini. Lewat berbagi pakaian, barang maupun makanan, Joli Jolan ingin mendorong masyarakat berdaya dengan mencukupi kebutuhannya sendiri. Tak hanya menanti pemerintah.

Memeriahkan Hari Koperasi, Joli Jolan akan memberi bonus dua item barang/pakaian bagi pengunjung pada hari Sabtu, 13 Juli 2024. Jadi, kawan-kawan bisa mendapatkan lima item barang/pakaian secara gratis. Meski bisa mendapatkan lebih banyak, kami tetap sarankan agar mengambil barang sesuai kebutuhan.

Kami tunggu di galeri ya. Selamat Hari Koperasi!